{ 0 komentar}

Mengenal lebih dekat tanaman Khat

Tanaman Khat, tak banyak orang yang tahu dengan nama tanaman ini. Namun semenjak tertangkapnya Artis Raffi Ahmad ketika berpesta narkoba bersama teman-temannya beberapa minggu lalu, kini Tanaman Khat pun mulai dikenal. Tanaman yang tumbuh di daerah puncak Bogor ini akhirnya dikenal sebagai salah satu tanaman yang berbahaya karena mengandung zat katinon yang notabene menjadi zat narkoba yang dikonsumsi Raffi Ahmad dan akhirnya membuat Raffi Ahmad menjadi tersangka.

Bukan tanpa alasan, Badan Narkotika Nasional menemukan zat baru dalam narkotika saat penggerebekan di rumah Raffi Ahmad bernama methylone. Zat itu adalah turunan dari cathinone, hasil ekstraksi dari tanaman khat.


Daunnya berbentuk oval dengan lancip di bagian ujungnya, berwarna hijau segar dengan tekstur kasar dan ketika dikunyah maka akan menghasilkan rasa masam serta sedikit getir. Tanaman Khat ini ada yang memiliki batang berwarna merah, ada pula yang memiliki batang berwarna hijau. Pucuk daun tanaman tersebut sering dicari oleh turis Timur Tengah khususnya Arab untuk dikonsumsi. Menurut mereka, Tanaman Khat memiliki khasiat untuk menambah vitalitas bagi pria, obat diabetes, dan obat diare. Atas dasar itulah, keberadaan khat di Cisarua Bogor semakin berkembang. Apalagi harga tanaman ini yang terbilang cukup mahal membuat masyarakat Cisarua berbondong-bondong menanam tanaman ini. Namun setelah mengetahui bahwa tanaman ini adalah salah satu jenis Narkoba kini mereka pun dengan sukarela membakar dan melenyapkan tanaman khat dari kebun yang telah mereka rawat beberapa tahun tersebut.

Ternyaata tanaman Khat berbahaya

Pakar farmasi-kimia Badan Narkotika Nasional, Komisaris Besar Mufti Djusnir, mengungkapkan, hingga saat ini belum ada penelitian resmi yang menyatakan bahwa daun khat memiliki khasiat dalam menyembuhkan penyakit seperti yang diungkapkan oleh para turis asal Arab diatas. Zat yang ada di khat hanya terbukti mengandung chatinone. Dalam batas konsumsi yang wajar, pucuk daun khat tersebut tak memiliki efek negatif. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu, zat chatinone yang ada dalam daun khat dapat menimbulkan reaksi layaknya zat amphetamine, bahan dasar pembuat sabu atau ekstasi, yakni memiliki efek stimulan dalam jangka panjang yang sangat berbahaya hingga bisa menimbulkan kematian. (AP)




Silakan share (copy paste) kembali di blog/web Anda dengan menyertakan link ke blog ini. Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat untuk Anda.

Artikel Terkait:

{ 0 Komentar,dibacaya}

Silahkan berkomentar Ya..

Sebagai orang bijak, biasakan berkomentar setelah membaca isi blog :) Silakan masukkan komentar terbaik Anda.