Situs SBY dihack, pelaku hanya cari sensasi bukan mencuri data

Situs SBY, www.presidensby.info beberapa hari lalu sempat mengalami deface oleh hacker. Situs orang nomor satu di Indonesia ini di deface. Sontak saja hal ini menarik perhatian netter Indonesia serta membuat membuat Presiden SBY sedikit. Dan tak lama kemudian pelaku yang melakukan deface terhadap situs SBY ini ditangkap oleh kepolisian.


Hacker yang menyatakan dirinya Jember Hacker Team ini mengubah tampilan (defacing) depan situs presiden dengan tampilan hitam berisikan tulisan yang menunjukkan identitas mereka.

Tampilan defacing presidensby.info oleh hacker

Secara umum, memang melakukan sebuah hacking dalam bentuk apapun tidak diperkenankan. Namun jika kita lihat sebenarnya apa yang dilakukan oleh Hacker tersebut adalah hanya untuk ‘mencari eksistensi jati diri’ sebagai hacker saja dan tanpa direncanakan untuk merusak ataupun mencuri data yang ada. Hal ini terlihat dari pengakuan pelaku yang diberitakan oleh berbagai media. Di sisi lain, terjadinya kasus Situs SBY dihack ini menyadarkan kita mengenai mudahnya hacker melakukan hacking terhadap situs milik orang besar ini.

Jika melirik pernyataan dari berbagai konsultan IT hingga para pakar yang mengatakan bahwa situs tersebut tidak di-deface ataupun di-hack, tentunya pihak yang berwajib harus bisa secara jelas membuktikan bahwa memang situs tersebut memang mempunyai sebuah laporan atau bukti yang jelas, bahwa niat pelaku memang ingin melakukan hacking terhadap situs tersebut atau hanya sekedar aksi 'force brute' untuk sistem di third party saja yang sebenarnya justu bertujuan baik untuk menunjukkan suatu bug dari website.

Pelaku ‘Hacker’ ditangkap

Pelaku di balik serangan terhadap situs presidensby.info ditangkap oleh kepolisian. Pelaku bernama Wildan Yani Ashari yang notabene bukan sosok hacker ulung. Remaja lulusan SMK di Kecamatan Balung, Jember, ini berhasil diciduk Badan Reserse Kriminal Polri setelah aksinya berhasil menyita perhatian beberapa waktu lalu. Dan setelah diselidiki ternyata tujuan Hacker muda ini hanyalah untuk ‘mencari sensasi’.

Dan efek panjang dari ditangkapnya Hacker yang melakukan hacking atau apalah terhadap Situs SBY ini seakan membangunkan para hacker lainnya dengan munculnya suatu gerakan #Opfreewildan yang sudah sangat merebak dan mendapat dukungan dari dunia maya khususnya dari pengguna Twitter. Buntut dari gerakan ini, sebuah organisasi Hacker terbesar, Anonymous melakukan kegiatan deface besar-besaran terhadap situs pemerintahan di Indonesia.

Nah, itulah tadi informasi mengenai Situs SBY dihack. Apapun itu, seharusnya pihak berwajib harus selektif dalam melihat kasus ini sehingga tidak akan salah dalam mengambil keputusan hokum untuk Hacker yang melakukan hacking kepada Situs SBY tersebut. Selain itu, dengan adanya kasus ini sebaiknya menjadi sebuah pelajaran bagi admin website untuk memperbaiki sistem keamanan website mereka, Toh yang dilakukan oleh para hacker ini adalah sekedar men-deface bukan mencuri data ataupun merusak website. Re-write by AP


Silakan komentar

Disqus Comments