{ 0 komentar}

Kenali Hujan dari Jenisnya, Manfaatnya, Prosesnya, Hingga Fakta Unik

Foto hujan dari Pixabay
Hujan adalah karunia Allah untuk kelangsungan hidup manusia melalui proses fisika. Banyak manfaat & hikmah yang terkandung pada peristiwa alam yang satu ini. Hujan deras bisa berarti keberkahan, namun juga bisa menjadi bencana untuk suatu urusan.

Apakah Anda tahu mengenai kandungan air hujan, jenis-jenis hujan, fakta menarik ketika turunnya hujan? berikut ini:



Jenis-jenis hujan

  1. Hujan Orografis
    Turunnya hujan didaerah pegunungan yang berhadapan dengan arah datangnya angin di lereng gunung. Proses ini terjadi ketika uap air yang dibawa oleh angin yang bergerak secara horizontal mengalami proses kondensasi (perubahan wujud). Selama proses kondensasi, perjalanan angin melewati pegunungan mengakibatkan suhu menjadi dingin. Titik-titik air mulai mengumpul hingga massa air semakin berat & angin tidak mampu lagi membawanya sehingga turun hujan orografis.
  2. Hujan Muson
    Yaitu hujan musiman yang terjadi karena munculnya angin muson. Hujan muson terjadi karena siklus pergerakan semu tahunan matahari antara garis balik utara & garis balik selatan. Fenomena ini yang menyebabkan adanya musim hujan & musim kemarau.
  3. Hujan Siklonal
    Hujan yang terjadi karena meningkatnya suhu udara yang semakin tinggi & disertai dengan putaran angin. Peristiwa ini terjadi lantaran angin pasat timur laut bertemu dengan angin pasat tenggara sehingga angin yang membawa titik-titik air mengumpal diatas (mendung) hingga pada massa air semakin berat lalu turunlah hujan. Hujan ini biasanya terjadi di daerah garis khayal khatulistiwa (ekuator). Hujan jenis ini berdampak positif bagi kelangsungan mahkluk hidup & ditunggu-tunggu kehadirannya, berkah Allah.
  4. Hujan Asam
    Segala jenis hujan (yang bersifat asam) dengan kadar keasaman ph dibawah 5 yang diakibatkan oleh karbondioksida (CO2) di udara yang terlarut dengan titik-titik air. Mulanya ph air hujan umumnya 6, lalu berubah menjadi dibawah 5 karena bereaksi dengan CO2. Ada dampak positif & negatif dari hujan ini, dampak positifnya adalah mempercepat larutnya mineral yang terkandung di tanah yang sangant dibutuhkan oleh flora & fauna. Sedangkan dampak negatifnya adalah mempercepat korosi pada besi.
  5. Hujan Frontal
    Hujan yang terjadi di daerah bidang front yang disebabkan karena bertemunya 2 massa udara yang berbeda suhunya yaitu udara panas & udara dingin. Kedua udara tersebut masing-masing membawa uap-uap air yang terkondensi lalu menurunkan hujan.
  6. Hujan Zenithal
    Hujan yang terjadi karena pertemuan angin pasat tenggara dengan angin pasat timur laut hingga gumpalan naik ke atas vertikal karena memanasnya suhu. Ketika massa air sudah berat terjadilah penurunan suhu lalu pada titik jenuh turunlah hujan.
  7. Hujan Buatan
    Usaha manusia untuk mempercepat proses fisika terjadinya hujan dengan cara menaburkan bahan kimia (bernama Argentium lodida) di awan agar menarik uap air lainnya hingga menggumpal lalu turun hujan. Syarat untuk merekayasa hujan ini adalah adanya awan Cumulus aktif.



Kandungan air hujan
Dasarnya, air hujan umumnya terdiri dari 99,9% H2O dan sisanya adalah kandungan lain yang terlarut saat di atmosfer. kandungan air hujan bisa berbeda-beda di tiap lokasi, tergantung dari kondisi geologi & aktivitas manusia di daerah penguapan air.

Jika air hujan turun di lingkungan yang udaranya bersih, maka kecil kemungkinan adanya kotoran. Jika turun di daerah polusi tercemar, maka kemungkinan air hujan tersebut bisa membawa polusi.



Fakta hujan:
  1. Kecepatan jatuh
    Air hujan jatuh lambat. Sebenarnya diatas ketinggian sekitar 1200 meter air hujan turun sangat cepat jika  mengabaikan gaya gesek. Jika tidak ada gesekan dengan atmosfer bumi, bumi mengalami kehancuran karena rintik hujan akan seperti serangan jarum. Inilah salah satu kekuasaan Allah, menciptakan sesuai kadarnya.
  2. Bentuk tetesan
    Butiran air bisa berbentuk bulat, oval, parasut.
  3. Ukuran tetesan
    Ukuran bentuk tetesan hujan yaitu antara 0,08mm - 6mm. Ini kuasa Illahi, bayangkan jika air hujan turun langsung seperti orang menyiram air, apalagi airnya sebanyak 1 drum.
  4. Air hujan tidak beraroma
    Air hujan murni tidak memiliki aroma.
  5. Aroma petrichor
    Air hujan tidak beraroma, namun setelah jatuh membasahi tanah yang kering akan menimbulkan aroma khas, aroma itu bernama petrichor yang diistalahkan dari bahasa Yunani.
  6. Membersihkan udara
    Perhatikan jika sudah turun hujan pertama, udara menjadi bersih terasa segar & tidak gerah.
  7. Tidak baik untuk kesehatan
    Hujan pertama turun tidak baik untuk kesehatan, pastikan Anda sudah melewati 5 menit pertama air hujan jika ingin hujan-hujanan atau menggunakan jas hujan untuk melindungi.
  8. Menghipnotis
    Belum bisa dibuktikan secara ilmiah, hujan mampu menghipnotis manusia dengan mersonansikan ingatan masa lalu atau kerinduan. Saat seperti ini juga, manusia bisa mendapatkan inspirasi. Misalnya: membuat puisi tentang hujan, membuat karya, atau ide lain yang akan dilakukan.
Bersyukurlah dari berkah hujan, semoga bermanfaat.




Silakan share (copy paste) kembali di blog/web Anda dengan menyertakan link ke blog ini. Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat untuk Anda.

Artikel Terkait:

{ 0 Komentar,dibacaya}

Silahkan berkomentar Ya..

Sebagai orang bijak, biasakan berkomentar setelah membaca isi blog :) Silakan masukkan komentar terbaik Anda.