Kapan Anda Harus Benar-benar Cuti Kuliah & Apa Resikonya?



Tiap mahasiswa pasti ingin menempuh masa studi dengan lancar. Akan tetapi, apa yang menjadi harapan mereka tak selalu berjalan dengan mulus. Ada sejumlah mahasiswa yang terpaksa menerima kenyataan bahwa kuliah mereka harus mengalami masa cuti terlebih dulu. Hal ini tentu saja akan menimbulkan resiko tertentu, meski tak dikenakan biaya masa studi.

Pada umumnya, ada sejumlah alasan mengapa seorang mahasiswa memilih untuk cuti kuliah. Hal ini tentu saja menjadi keadaan yang benar-benar mengharuskan seorang mahasiswa cuti kuliah. Misalnya saja seperti berikut ini.

  1. Terkendala dari segi biaya
Biaya terkadang menjadi kendala seorang mahasiswa untuk menempuh masa studi. Ada sebagian mahasiswa yang memilih untuk cuti kuliah dan bekerja terlebih dulu. Dengan begitu, biaya tersebut pun bisa digunakan untuk membayar biaya perkuliahan di semester selanjutnya.
  1. Memiliki bayi
Ada mahasiswi yang menikah ketika masih berkuliah dan memiliki bayi. Hal ini sering menjadi dasar mahasiswi tersebut mengambil cuti, karena ingin fokus merawat bayinya terlebih dahulu.
  1. Sakit
Sakit parah mengharuskan seorang mahasiswa benar-benar cuti untuk menempuh masa penyembuhan. Ini bisa menjadi alasan dasar yang mengharuskannya benar-benar cuti kuliah.

Beberapa hal di atas tentu saja menimbulkan resiko tertentu. Misalnya saja waktu kuliah jadi lebih lama. Dari yang seharusnya bisa 4 tahun menjadi lebih. Selain itu, bisa juga hal ini membuat seorang mahasiswa memiliki kecenderungan enggan melanjutkan kuliah karena telah fokus dengan bekerja yang notabene menghasilkan uang untuk diri sendiri.
Kapan Anda Harus Benar-benar Cuti Kuliah & Apa Resikonya? Kapan Anda Harus Benar-benar Cuti Kuliah & Apa Resikonya? Reviewed by Admin on 22.09 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.