Tragis! Menguasai 72% Bola, Iran Justru Tumbang di Tangan Lebanon: Kemenangan Pahit yang Tak Berarti Apa-Apa

Piala Asia 2026 Tim Iran sedang menyanyikan lagu kebangsaan sebelum bertanding

Riyadh – Sepak bola itu kadang nggak adil, dan malam ini Iran U23 (Team Melli) merasakannya dengan sangat perih.

Laga pamungkas Grup C Piala Asia U-23 di Stadion Al Shabab Club, Selasa (13/1/2026), menjadi saksi bisu sebuah ironi. Iran, yang bermain layaknya tim elit Eropa dengan penguasaan bola menyentuh 72%, harus pulang dengan kepala tertunduk malu setelah dipermalukan Lebanon U23 dengan skor 0-1.

Tapi tunggu dulu, drama sesungguhnya bukan cuma soal kekalahan Iran. Bagi Lebanon, kemenangan ini rasanya seperti menelan pil pahit. Menang, tapi tetap gagal lolos. Nyesek banget, Bung!

Jalannya Pertandingan: “Parkir Bus” vs “Tiki-Taka” Buntu

Sejak kick-off pukul 18.30 WIB, jalannya pertandingan sudah bisa ditebak. Iran di bawah asuhan Omid Ravankhan tampil super dominan. Mengandalkan formasi 4-4-2, Danial Iri dkk mengurung pertahanan Lebanon habis-habisan.

Statistiknya bikin geleng kepala: Iran melepaskan 504 umpan (bandingkan dengan Lebanon yang cuma 191). Bola seolah enggan keluar dari kaki pemain Iran.

Tapi, Lebanon asuhan Jamal Taha bermain cerdik (atau nekat?). Dengan formasi 4-3-3 yang bertransformasi jadi pertahanan berlapis, mereka membiarkan Iran menari-nari, lalu menghukum lewat serangan balik.

Petaka Menit 56:

Keasyikan menyerang, Iran lengah. Leonardo Farah Shahin, striker Lebanon yang sepanjang laga jarang dapat bola, tiba-tiba mendapat momentum emas melalui titik putih. Tendangan pinalti tidak di sia-siakan Leonardo Farah Shahin, BOOM! Gol. Skor 0-1 untuk Lebanon.

Setelah gol itu, Iran makin panik. Pelatih Iran memasukkan pemain-pemain segar seperti Mohammadhossein Sadeghi hingga Mehdi Goudarzi. Total 24 tendangan dilepaskan Iran sepanjang laga, tapi tak satu pun yang bisa menembus jala Shareef Azaki yang tampil heroik.

Wasit Saudi dan VAR yang Sibuk

Laga ini dipimpin oleh paket lengkap perangkat pertandingan tuan rumah. Wasit utama Faisal Sulaiman Albawali harus bekerja ekstra keras meredam tensi. Total 3 kartu kuning keluar untuk Lebanon yang mati-matian mempertahankan skor. Wasit VAR Abdullah Alshehri juga sempat sibuk mengecek potensi offside (2 kali Iran terjebak offside), memastikan kemenangan Lebanon tetap sah.


Statistik Gila: Efektivitas Membunuh Dominasi

Lihat tabel di bawah ini. Ini bukti bahwa di sepak bola, skor akhir lebih penting daripada statistik cantik. Iran menang segalanya, kecuali gol.

Statistik UtamaIran U23 (Dominan)Lebanon U23 (Efektif)
Skor Akhir01
Penguasaan Bola72%28%
Total Umpan504191
Akurasi Umpan443121
Total Tendangan2416
Tendangan ke Gawang69

Catatan Mahrin: Lihat akurasi umpan Lebanon yang cuma 121. Mereka jarang bisa oper bola dengan benar, tapi bisa menang. Ajaib!


Kabar Duka dari Laga Sebelah (Uzbekistan vs Korea)

Di saat bersamaan, laga Uzbekistan vs Korea Selatan berakhir dengan skor 2-0. Hasil ini adalah vonis mati bagi Lebanon.

Meski menang lawan Iran, poin akhir Lebanon cuma 3. Mereka kalah satu poin dari Korea Selatan (4 poin) yang tetap lolos sebagai runner-up meski kalah.

Klasemen Akhir Grup C (Resmi):

PosTimMainPoinStatus
1Uzbekistan37LOLOS (Juara Grup)
2Korea Selatan34LOLOS (Runner-up)
3Lebanon33GUGUR (Sakit Hati)
4Iran32GUGUR (Juru Kunci)

Insight Mahrin Sultan: Pelajaran Berharga

  1. Possession Bukan Jaminan: Iran main cantik, tapi penyelesaian akhirnya “bapuk”. 24 tendangan cuma jadi angka statistik.
  2. Lebanon Si Kuda Hitam: Meski gugur, The Cedars pulang dengan kepala tegak. Mengalahkan raksasa Iran adalah prestasi tersendiri bagi skuad Jamal Taha.
  3. Grup Neraka: Grup C ini benar-benar ketat. Siapa sangka Iran yang diunggulkan justru jadi juru kunci tanpa pernah menang?

Gimana menurut kalian? Apakah Iran kurang hoki, atau taktik Lebanon yang jenius? Tulis komentar kalian di bawah!

Terus pantau update bola terkini yang tajam dan terpercaya hanya di Ilmu Share.

Source image: Youtube channel Inews


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*